Penagih Kredivo Diduga Teror Nasabah di Pekanbaru Lewat Telpon Spam, Kunjungan Berulang Selipkan Surat

PEKANBARU – Kolektor lapangan atau penagih dari Kredivo, teror nasabah di Pekanbaru dengan cara kunjungan berulang setiap hari dan meletakkan surat ke alamat nasabah salah satu perumahan di Kecamatan Binawidya. Praktik tagih ini diduga bertujuan mengundang reaksi lingkungan sekitar supaya nasabah merasa malu, dan sangat bertentangan dengan POJK nomor 22 tahun 2023.

Nasabah yang tidak ingin namanya ditulis telah menyampaikan bahwa akan membayar tunggakan pada 31 Desember 2025. Namun, kolektor lapangan tetap saja mengunjungi alamat setiap hari.

“Apa praktik kunjungi alamat setiap hari, lalu teror melalui surat ini dibenarkan OJK sebagai pengawas jasa keuangan,” kata Nasabah.

Selain melalui surat penagih lapangan dari Kredivo juga menghubungi melalui pesan WhatsApp dan medatangi alamat kembali.

“Yang kemarin bisa kira-kira dibayar hari ini tanggal 10 Desember 2025,” tulis penagih dalam pesan WhatsApp dengan nama Rimson Habeahan seperti yang tertulis dalam surat Kredivo.

“Kemarin sudah disampaikan akan diusahakan hingga 31 Desember ini, kok masih mendesak dan minta bayar hari ini,” kata Nasabah.

“Sebelum ada pembayaran kami akan datang setiap hari itu sudah Standar Operasional Pembayaran (SOP),” tegas Nasabah menirukan Rimson Habeahan.

Selain mengunjungi alamat dan menyelipkan surat setiap hari penagih Kredivo juga melakukan panggilan spam dengan nomor yang berbeda hingga puluhan kali dalam sehari.

“Saya dispam, sehari lebih dari 20 kali panggilan telepon dengan nomor berbeda. Panggilan spam tersebut ketika diangkat tidak bisa berkomunikasi dua arah khusus menagih,” cerita Nasabah.

Awak media ini mencoba menghubungi Humas OJK Riau Bayu Dwi Sampoerno, Rabu (10/12/2025), untuk mendapatkan akses komunikasi Kepala OJK Riau Triyoga Laksito.

Namun, Bayu sapaan akrabnya meminta konfirmasi kepada dirinya saja. Awak media ini mengirim beberapa konfirmasi melalui pesan WhatsApp. Setelah menunggu hingga malam Bayu tak kunjung merespon pesan konfirmasi hingga berita ini dimuat.