APBD Pekanbaru 2026 Disahkan Rp3,049 Triliun, Dinas Pendidikan dan Diskes Dapat Paling Besar

PEKANBARU – Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) kota Pekanbaru 2026 akhirnya ketok palu, Sabtu (17/1/2026) malam sebesar Rp3,049 triliun, sempat terjadi keterlambatan.

Juru bicara Banggar Irman Sasrianto menyebutk terjadi penurunan anggaran dibanding tahun sebelum.

“APBD Kota Pekanbaru 2026 disahkan sebesar Rp3,049 triliun, turun sekitar Rp162 miliar dari APBD 2025 senilai R 3,21 triliun,” kata Irman.

Sektor pendidikan dan kesehatan masih menjadi prioritas dan mendapatkan porsi sangat besar, disusul beberapa dinas lain.

Walikota Pekanbaru Agung Nugroho menjelaskan, APBD 2026 akan difokuskan pada peningkatan pelayanan publik, pembangunan infrastruktur, penguatan ekonomi UMK, peningkatan sumber daya manusia, pendidikan, sosial, serta pelestarian budaya Melayu.

“Kami akan menindaklanjuti seluruh saran dan masukan DPRD. Mari bersama-sama menjaga stabilitas daerah agar APBD ini benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” kata Agung.

Walikota juga mengakui pembahasan APBD sempat berjalan alot hingga muncul opsi penggunaan peraturan kepala daerah (perkada). Namun ia bersyukur eksekutif dan legislatif akhirnya mencapai kesepakatan.

“Sekarang sudah menjadi APBD. Terimakasih, semoga ke depan kota Pekanbaru semakin maju dan sejahtera,” katanya.

Sementara itu, Ketua DPRD Pekanbaru Isa Lahamid menyebut tidak ada perubahan signifikan dari KUA-PPAS hingga APBD 2026 disahkan. Ia memastikan aspirasi masyarakat dan DPRD tetap terakomodasi.

“Termasuk persoalan banjir dan perbaikan drainase. Insyaallah, infrastruktur pelayanan publik dan mitigasi banjir masuk dalam anggaran tahun ini,” jelas Isa.

Berikut alokasi anggaran 2026 di Organisasi Perangkat Daerah (OPD) atau Dinas Lingkungan Pemerintah Kota Pekanbaru.

1. Dinas Pendidikan Rp804 miliar

2. Dinas Kesehatan Rp322 miliar

3. Dinas Perkim Rp261 miliar

4. Dinas PUPR Rp233 miliar

5. 15 Kecamatan se-Pekanbaru Rp191 miliar

6. Sekretariat Daerah Rp136 miliar

7. Sekretariat DPRD Rp136 miliar

8. BPKAD Rp134 miliar (KUA-PPAS Rp78 m)

9. Dinas Perhubungan Rp116 miliar

10. DLHK Rp113 miliar

11. Badan Pendapatan Daerah Rp79 miliar

12. Satuan Polisi Pamong Praja Rp30 miliar

13. Inspektorat Rp27 miliar

14. Damkar Rp24 miliar

15. BLUD UPT Trans Pekanbaru Rp24 miliar

16. Diskominfotiksan Rp22 miliar

17. Dinas Pertanian dan Perikanan Rp22 miliar

18. Disdukcapil Rp20 miliar

19. BKPSDM Rp19 miliar

20. Bappeda Rp18 miliar

21. Dinas Pertanahan Rp18 miliar

22. Badan Kesbangpol Rp17 miliar

23. Dinas Sosial Rp15 miliar

24. DPM-PTSP Rp15 miliar

25. Disperindag Rp15 miliar

26. Dispusip Rp14 miliar

27. Dispora Rp13 miliar

28. Dinas Perempuan dan Anak Rp12 miliar

29. BPBD Rp12 miliar

30. Disdalduk-KB Rp11 miliar

31. Disbudpar Rp10 miliar

32. Dinas Tenaga Kerja Rp10 miliar

33. Balitbang Rp9 miliar

34. Dinas Koperasi dan UKM Rp8 miliar

35. Dinas Ketahanan Pangan Rp7 miliar

36. BLUD UPT Air Bersih dan Limbah Rp4 miliar

37. BLUD UPT Perparkiran Rp3 miliar.